Makassar – Disamping kesibukannya sebagai Kapolsek Bontoala Kompol Andriyani Lilikay ternyata memiliki hobi unik. Ia menggemari tanamam hidroponik dan mengerti benar tekhnik menanamnya.
“Sebagai anggota Polri , saya memang gemar berkebun. Apalagi dengan adanya tekhnik baru dalam bercocok tanam seperti hidropinik ini,” ujarnya ketika berbincang-bincang dengan Awak Media belum lama ini.
Wanita yang berperawakan anggun ini mengakui hobinya disalurkan dengan berkebun di Makopolsek Bontoala Polrestabes Makassar, Jalan Sunu No 1 Makassar Setiap hari dengan telaten Kompol Andriyani Lilikay merawat tanaman-tanaman itu. Dia juga dengan sabar terus memantau setiap perkembangan tanaman tersebut. Bahkan kini keberhasilan tanaman ini menjadi suatu kebanggaan Polsek Bontoala Polrestabes Makassar.
“Selain mengembangkan tanaman hidroponik Kapolsek Bontoala Polrestabes makassar Kompol Andriyani Lilikay, ini juga mengembangkan budi daya ikan lele dimana dalam pembudidayaannya hanya menggunakan wadah seadanya,” jelasnya lagi.
Seperti diketahui, pengertian hidroponik adalah cara bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah, budidaya tanaman ini lebih mengutamakan media air yang telah di campur dengan nutrisi. Jenis metode yang di gunakan sangatlah beragam antara lain metode NFT, sistem drip, Walter culture dan sebagainya.
Selain selada, sayuran berdaun hijau lainnya seperti bayam, kangkung, dan sawi juga bisa di tanaman secara hidroponik. Tak kalah dengan selada, sayuran ini juga akan tumbuh baik ketika di tanam secara hidroponik.
“Di jajaran Polrestabes Makassar baru Polsek Bontoala yang pertama kali melakukan sistem Bercocok Tanam seperti ini sebagai bentuk mendukung program Pemerintah dalam ketahanan pangan, dan diharapkan untuk bisa di ikuti oleh Polsek lain, kami akan selalu terbuka buat Polsek lain apabila ada yang ingin belajar,”tutup Kapolsek.
https://restabesmakassar.sulsel.polri.go.id Official Site Polrestabes Makassar